Adzan di Depan Jenasah

Pertanyaan:

Assalamu`alaikum wr. wb.

Selama ini saya melihat ada satu kegiatan adzan di depan jenasah (waktu masuk liang lahat). Bukankah fungsi utama adzan itu panggilan untuk menunaikan shalat, terus manfaatnya bagi si jenasah sendiri itu apa? Apakah benar jenasah itu memang harus di adzani?


Riyadi


Jawaban:

Assalamu`alaikum wr. wb.

Selain fungsinya sebagai panggilan shalat, adzan juga mempunyai fungsi lain. Ketika Husain putri Fathimah lahir, Baginda Rasul mengumandangkan adzan pada telinga kanannya. [Abu Daud, Attirmidzy dan lainnya]. Diriwayatkan dari Husain bin 'Aly ra. ia mengatakan: Berkata Rasulullأ¢h: Barang siapa mempunyai anak, kemudian ia mengumandangkan adzan pada telinga kanannya dan mengumandangkan iqأ¢mah pada telinga kirinya, maka ia tidak akan tertimpa bahaya "ummu as-shibyأ¢n" [jenis penyakit angin yang menimpa anak balita]. [HR. Ibnu As-Sunny dan Ibnu 'Addy].

Dari hadits ini, sebagian ulama' Syafi'iyah mengkiaskan orang mati yang hendak dikebumikan dengan bayi yang baru lahir. Pendapat ini banyak ditentang dikalangan Syafi'iyah sendiri, dan dianggap sebagai pendapat yang tidak mu'tamad [tidak dapat dipegang]. Ibnu Hajar dalam "Syarh al-'Ubأ¢b", menolak ritual ini, akan tetapi ia mengatakan, apabila mengebumikan mayit bertepatan dengan adzan, maka ia akan mendapatkan keringanan dalam pertanyaan malaikat.

Wallahu a`lam. Semoga membantu.


Wassalamu'alaikum wr. wb.

Abdul Ghofur Maimoen